READY STOCK BLACK SWAN (ANGSA HITAM) DNA SEXING

READY STOCK BLACK SWAN (ANGSA HITAM) DNA SEXING





Telfon/WA : 0812-1641-9740

Facebook : Bursa Ayam Hias 

Instagram : @Bursaayamhias

Youtube : Bursaayamhias Ngawi

Email :  bursaayamhiasfarm@gmail.com

Alamat : Dsn. Ngreco Rt/Rw 03/03 Ds. Semen, Kec. Paron, Kab. Ngawi, Jawa Timur. 


Habitat

Black Swan atau Angsa hitam (Cygnus atratus) adalah angsa air ukuran besar, spesies angsa yang berkembang biak terutama di wilayah tenggara dan barat daya Australia. Di Australia, angsa hitam adalah hewan nomaden, dengan pola migrasi yang tidak menentu tergantung pada kondisi iklim. Angsa hitam adalah angsa besar dengan sebagian besar bulu hitam dan paruh merah.

Angsa hitam diperkenalkan ke berbagai negara sebagai angsa hias pada tahun 1800-an, namun berhasil melarikan diri dan membentuk populasi yang stabil. Dideskripsikan secara ilmiah oleh naturalis Inggris John Latham pada tahun 1790, angsa hitam sebelumnya ditempatkan ke dalam genus monotipe, Chenopis. Angsa hitam dapat ditemukan sendiri-sendiri, atau dalam kelompok bebas berjumlah ratusan atau bahkan ribuan. Angsa hitam adalah angsa yang populer di kebun binatang dan kolektor angsa, dan peternak unggas hias.

Deskripsi

Angsa ini adalah simbol regional Australia Barat, tempat asalnya, dan kota Dawlish di Inggris, tempat ia merupakan spesies pendatang. Angsa hitam sebagian besar adalah angsa berbulu hitam, dengan bulu terbang berwarna putih. Paruhnya berwarna merah cerah, dengan batang dan ujung pucat, dan tungkai dan kaki berwarna hitam keabu-abuan. Tongkol (jantan) sedikit lebih besar dari kandang (betina), dengan paruh yang lebih panjang dan lebih lurus. Cygnets (angsa yang belum dewasa) berwarna coklat keabu-abuan dengan bulu bermata pucat.


Angsa hitam dewasa berukuran panjang antara 110 dan 142 sentimeter (43 dan 56 inci) dan berat 3,7–9 kilogram (8,2–19,8 lb). Rentang sayap mereka antara 1,6 dan 2 meter (5,2 dan 6,6 kaki). Lehernya panjang (relatif leher terpanjang di antara angsa) dan melengkung dalam bentuk "S".


Kebiasaan dan Gaya Hidup

Angsa hitam dapat ditemukan sendiri tetapi mereka juga sering membentuk kelompok lepas yang terdiri dari beberapa ratus atau terkadang ribuan angsa. Mereka biasanya bergerak dalam kawanan, terkadang bersarang dalam koloni dan merupakan spesies angsa yang paling tidak teritorial. Ketika makanan langka, mereka berpindah-pindah tetapi sebaliknya mereka tidak banyak bergerak. Mereka bepergian pada malam hari dan memberi makan saat senja, tetapi sebagian besar aktivitas mereka dilakukan pada siang hari.


Angsa hitam mengeluarkan suara musikal dan jauh seperti terompet, yang disebut di atas air atau saat terbang, serta berbagai nada bersenandung yang lebih lembut. Ia juga bisa bersiul, terutama saat diganggu saat berkembang biak dan bersarang.


Saat berenang, angsa hitam memegang lehernya dengan melengkung atau tegak dan sering kali bulu atau sayapnya terangkat dengan tampilan agresif. Dalam penerbangan, irisan angsa hitam akan membentuk garis atau V, dengan masing-masing angsa terbang kuat dengan leher panjang bergelombang, membuat suara bersiul dengan sayap mereka dan seruan baying, terompet atau terompet.

Makanan Angsa Hitam


Angsa hitam adalah herbivora, memakan tumbuh-tumbuhan baik di air atau di padang rumput atau saat berada di lahan pertanian. Tumbuhan air umum yang mereka makan termasuk alga, typha, potamogeton, myriophyllum dan ruppia. Sesekali mereka akan memakan serangga.


Kebiasaan Kawin


Angsa hitam, seperti banyak unggas air lainnya, kehilangan semua bulu terbangnya sekaligus saat berganti bulu setelah berkembang biak dan tidak dapat terbang selama sekitar sebulan. Selama waktu ini biasanya akan mengendap di perairan terbuka yang luas untuk keamanan.  Angsa hitam bersifat monogami dan sering kali memiliki pasangan seumur hidup. Mereka teritorial dan tetap berpasangan selama kawin tetapi kadang kawin dalam koloni. Februari hingga September adalah musim kawin. Biasanya angsa betina membuat sarang dari batang kayu, puing-puing dan daun-daun mati menjadi gundukan yang mengapung di atas air.


Angsa Hitam Betina bertelur 5 sampai 6 telur, satu hari terpisah. Inkubasi dimulai setelah semua telur diletakkan dan berlangsung selama 35 hingga 48 hari. Laki-laki membantu inkubasi. Cygnet bersifat prekosial, meskipun mereka berkembang biak di dalam sarang setelah menetas selama 2 hingga 3 minggu. Mereka menjadi dewasa antara 150 hingga 170 hari. Angsa hitam dapat terbang pada usia sekitar 6 bulan dan tinggal bersama kelompok keluarganya selama sekitar 9 bulan. Mereka mencapai kematangan seksual dalam waktu 18 hingga 36 bulan.


Ancaman  dan Populasi


Tidak ada ancaman besar bagi Angsa Hitam, meskipun musim berburu yang singkat telah dimulai di beberapa bagian wilayah mereka karena kerusakan tanaman yang disebabkan oleh angsa ini.


Menurut Wikipedia, populasi global Angsa Hitam diperkirakan mencapai 500.000 angsa. Jumlah spesies ini stabil saat ini dan diklasifikasikan sebagai perhatian terkecil (LC) dalam Daftar Merah IUCN. Angsa hitam penting dalam ekosistem mereka, karena mempengaruhi populasi spesies yang mereka konsumsi, dan sebagai sumber makanan bagi predator alami mereka.


Jika anda ingin memiliki hewan diatas, segera hubungi kontak di bawah ini, karena persediaan kami terbatas. 


Posting Komentar untuk "READY STOCK BLACK SWAN (ANGSA HITAM) DNA SEXING"